Seperti apa sih serum terbaru dari Krave Beauty, Great Barrier Relief?

I think it’s safe to say that Liah Yoo is an advocate for skin barrier. Setuju nggak? Sejak kemunculannya sebagai skincare Youtuber, Liah nggak pernah berhenti ngomongin tentang pentingnya menjaga skin barrier. Bahwa kulit kita sebenarnya sudah punya defense system secara alami dan bisa rusak apabila terlalu sering terpapar dengan produk yang sifatnya lebih abrasif. Sesuai tagline-nya, #PressReset, melalui Krave Beauty Liah ingin mengingatkan kembali bahwa memakai skincare bukan lah untuk mendapatkan hasil instan, namun sebagai pelengkap dari keseharian kita.

Setelah rangkaian Core Series yang terdiri dari Matcha Hemp Cleanser dan Beet The Sun SPF 47 PA++++, kini Great Barrier Relief hadir untuk melengkapi Supplement Series, menemani Kale-Lalu-yAHA. Sesuai namanya, serum ini berfungsi untuk memulihkan kembali skin barrier yang rusak. Liah Yoo percaya bahwa rusaknya skin barrier adalah akar dari berbagai masalah kulit, seperti dehidrasi, jerawat, eczema, bahkan kulit sensitif. Nah, apa sih yang seringnya kita lakukan saat kulit sedang berjerawat? Kebanyakan orang biasanya langsung pakai acne treatment dengan kandungan benzoyl peroxide atau salicylic acid, ya. Well, sebenarnya bukannya salah, tapi kadang kulit kita hanya butuh perawatan yang gentle untuk memperbaiki skin barrier yang rusak.

Screen Shot 2019-03-11 at 11.15.06 AM

instagram.com/kravebeauty

Serum ini mengandung kombinasi dari 3 jenis oil, yaitu tamanu, rosehip, dan safflower oil. Fans Liah Yoo pasti sudah tahu kalau tamanu oil memang jenis oil andalannya yang dipercaya memiliki kemampuan memudarkan noda bekas jerawat dan biasa digunakan juga sebagai acne spot treatment. Karena tamanu oil 100% memiliki kecenderungan pore-clogging, Great Barrier Relief hanya mengandung 10% tamanu oil. Meskipun kadarnya hanya 10% dan dikombinasikan dengan oil lain, aroma khas tamanu masih tetap tercium karena produk-produk Krave Beauty diformulasikan tanpa fragrance ataupun essential oils. 

Untuk menyeimbangkan tekstur tamanu oil yang cukup kental, serum ini mencampurkan safflower oil dan rosehip oil yang kadar linoleic acid-nya lebih tinggi, serta memiliki tekstur yang ringan sehingga nyaman dipakai oleh yang kulitnya berminyak sekalipun. Dilihat dari foto dan video campaign-nya, serum ini lebih terlihat seperti soft cream moisturizer dari pada serum pada umumnya yang lebih cair. Saya rasa formula ini bisa jadi alternatif buat yang masih kurang suka pakai facial oil namun ingin mendapatkan manfaat dari oil blends didalamnya. Namun di video launch Great Barrier Relief, Liah juga memberi disclaimer bahwa serum ini belum tentu cocok untuk yang mengalami masalah Malassezia Folliculitis atau fungal acne.

Lebih dari oil, serum ini juga mengandung Natural Moisturizing Factors seperti ceramide, plant-derived cholesterol, dan squalene yang juga dapat membantu mengisi bagian skin barrier yang rusak. Ditambah dengan Niacinamide, serum ini akan menarik skincare enthusiasts yang ingin memiliki warna kulit yang lebih merata, bukan hanya di wajah, tapi juga kulit tubuh in general. Dikemas dalam botol kaca dengan pump, tentunya hygiene serum ini akan lebih terjaga dan pemakaiannya lebih gampang.

Krave Beauty Great Barrier Relief secara resmi hanya tersedia di website Krave Beauty US dan Korea seharga $28 dan setiap penjualannya menyumbangkan 2% untuk Great Barrier Reef Foundation di Australia. Namun saya juga sudah lihat banyak trusted online shop Indonesia yang juga jual serum ini dengan kisaran harga Rp450.000,- sampai Rp500.000,-.

Tertarik coba atau sudah pakai Great Barrier Relief?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here